Loading...

Rabu, 15 Februari 2012

ANALISIS IMBUHAN ME-KAN DALAM BAHASA INDONESIA

Oleh: BANGPEK

Afiksasi adalah proses perubahan bentuk kata. Leksem mengalami perubahan bentuk dan menjadi kategori tertentu sehingga berstatus kata yang sedikit banyak berubah maknanya. Ada berbagai macam jenis afiks, yaitu prefiks, infiks, sufiks, simulfiks, konfiks, superfiks, dan kombinasi afiks. Dalam bahasa Indonesia, kombinasi afiks yang lazim ialah me-kan, me-i, memper-i, memper-kan, ber-kan, ter-kan, per-kan, pe-an, dan se-nya.
Kombinasi afiks adalah kombinasi dari dua afiks atau lebih yang bergabung dengan dasar. Afiks ini merupakan gabungan dari beberapa afiks yang mempunyai bentuk dan makna gramatikal tersendiri, muncul secara bersama pada bentuk dasar, namun berasal dari proses yang berlainan.
Fokus pembahasan dalam makalah ini adalah kombinasi afiks me-kan, proses afiksasi tidak sekadar mengubah bentuk, tetapi juga pembentukan leksem menjadi kelas tertentu. Apabila sebuah afiks mengubah kelas kata sebuah leksem, maka perubahan itu disebut derivasi, sedangkan jika tidak mengubah kelas kata disebut infleksi. Kombinasi afiks me-kan dalam pembentukannya didahului oleh sufiks –kan, setelah itu ditambahkan prefiks me-, hal ini yang membedakan kombinasi afiks me-kan dengan konfiks me-…-kan.
Korpus data dalam penelitian ini adalah Koran Tempo rubrik “Pendapat” sebanyak tiga edisi, yaitu Senin – Rabu, 30 November 2009 – 2 Desember 2009. Tujuan penulis mengambil rubrik pendapat di tiga edisi adalah ingin mengetahui seberapa besar tingkat kekritisan masyarakat terhadap isu yang sedang ramai dibicarakan pada akhir tahun 2009, terbukti pada Koran Tempo edisi Senin, 30 November 2009 artikel di rubrik “Pendapat” lebih banyak daripada dua hari selanjutnya dan hal yang dibicarakan adalah isu yang sedang “hangat” diperbincangkan di kalangan elit politik pada saat itu, yaitu kasus Bibit-Chandra dan senjata nuklir yang terus mengintai dunia.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pihak media massa ingin menyuguhkan hal-hal yang santer dibicarakan oleh banyak kalangan di awal pekan agar menimbulkan daya tarik yang kuat kepada para pembaca untuk kembali membaca artikel mengenai isu tersebut di edisi selanjutnya.
Kerangka teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah uraian materi mengenai afiksasi dari beberapa ahli bahasa, yakni Harimurti Kridalaksana, Abdul Chaer, dll. Tiap ahli bahasa memiliki teorinya sendiri tentang afiksasi sehingga metode mereka dalam memaparkan teori afiksasi kadang berbeda.
Harimurti dalam bukunya Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia mengemukakan bahwa afiksasi adalah proses mengubah leksem menjadi kata kompleks, sedangkan Chaer dalam bukunya yang berjudul Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses) menyebutkan bahwa afiksasi adalah salah satu proses dalam pembentukan kata turunan baik berkategori verba, berkategori nomina, maupun berkategori ajektiva. Namun di luar perbedaan tersebut, mereka sepakat bahwa pada dasarnya afiksasi merupakan proses pembentukan kata yang menyebabkan sebuah leksem mempunyai makna gramatikal tertentu yang berbeda dengan leksem sebelumnya.
Metode penelitian ini adalah dengan cara mengumpulkan korpus data yang banyak terdapat prefiks me- dan sufiks -kan di artikel sebuah koran. Selanjutnya, afiks tersebut diidentifikasi kategorinya, apakah sebagai kombinasi afiks atau sebagai konfiks. Kategori tersebut dikaitkan dengan teori melalui studi pustaka dari berbagai sumber dan juga diidentifikasi makna gramatikal morfem tersebut.

B. Pembahasan
Artikel yang menjadi korpus data dalam penelitian ini ada empat buah, dua artikel terdapat di edisi Senin; Mewujudkan Dunia tanpa Senjata Nuklir dan Pembelajaran dari Kasus Bibit-Chandra, satu artikel di edisi Selasa; Kebijakan Pendidikan yang Mengindonesiakan, dan satu artikel di edisi Rabu; Menyoal Politisasi Penyehatan Perbankan. Kata-kata yang berafiks me-kan dalam empat artikel tersebut adalah:
Mewujudkan memastikan merencanakan mempromosikan
Memainkan mendapatkan meningkatkan menerapkan
Menghentikan mengajukan menyertakan mengkompromikan
Menawarkan mengembangkan memperhatikan menegaskan
Melakukan menggunakan mengkriminalkan mengagungkan
Mendesakkan mengagumkan mengkonsolidasikan menyuarakan
Menyayangkan mengukuhkan menyelesaikan menyiarkan
Membulatkan menimbulkan menguatkan menjadikan
Melahirkan merupakan membingungkan menghancurkan
Menyedihkan menurunkan menyebutkan menemukan
Menyatakan memerlukan melupakan mengutarakan
Mengutamakan membudayakan mengerikan mengindonesiakan
Menetapkan merugikan menyebabkan mengakibatkan
Membahayakan
Kata berafiks me-kan yang muncul dalam empat artikel tersebut ada 106 buah, namun kemunculannya seringkali berulang dua sampai tiga kali sehingga dalam pengelompokan di atas hanya ditulis satu kali sebagai sampel.
a. Pengelompokan Afiks
Untuk mengetahui kategori sebuah afiks, perlu dilakukan uji coba pembentukannya.
1. mewujudkan
me wujud kan
kombinasi afiks
2. memainkan
me main kan
kombinasi afiks
3. menghentikan
me henti kan
kombinasi afiks
4. menawarkan
me tawar kan
kombinasi afiks
5. melakukan
me laku kan
kombinasi afiks
6. mendesakkan
me-…-kan desak
bukan kombinasi afiks
7. menyayangkan
me-…-kan sayang
bukan kombinasi afiks
8. membulatkan
me bulat kan
kombinasi afiks
9. memastikan
me pasti kan
kombinasi afiks
10. mendapatkan
me dapat kan
kombinasi afiks
11. mengajukan
me-…-kan aju
bukan kombinasi afiks
12. mengembangkan
me kembang kan
kombinasi afiks
13. menggunakan
me guna kan
kombinasi afiks
14. mengagumkan
me-…-kan kagum
bukan kombinasi afiks
15. mengukuhkan
me-…-kan kukuh
bukan kombinasi afiks
16. menimbulkan
me timbul kan
kombinasi afiks
17. merencanakan
me rencana kan
kombinasi afiks
18. meningkatkan
me tingkat kan
kombinasi afiks
19. menyertakan
me serta kan
kombinasi afiks
20. memperhatikan
me perhati kan
kombinasi afiks
21. mengkriminalkan
me-…-kan kriminal
bukan kombinasi afiks
22. mengkonsolidasikan
me-…-kan konsolidasi
bukan kombinasi afiks
23. menyelesaikan
me selesai kan
kombinasi afiks
24. menguatkan
me kuat kan
kombinasi afiks
25. mempromosikan
me-…-kan promosi
bukan kombinasi afiks
26. menerapkan
me terap kan
kombinasi afiks
27. mengkompromikan
me-…-kan kompromi
bukan kombinasi afiks
28. menegaskan
me tegas kan
kombinasi afiks
29. mengagungkan
me-…-kan agung
bukan kombinasi afiks
30. menyuarakan
me suara kan
kombinasi afiks
31. menyiarkan
me siar kan
kombinasi afiks
32. menjadikan
me jadi kan
kombinasi afiks
33. melahirkan
me lahir kan
kombinasi afiks
34. menyedihkan
me sedih kan
kombinasi afiks
35. menyatakan
me nyata kan
kombinasi afiks
36. mengutamakan
me utama kan
kombinasi afiks
37. menetapkan
me tetap kan
kombinasi afiks
38. membahayakan
me-…-kan bahaya
bukan kombinasi afiks
39. merupakan
me-…-kan rupa
bukan kombinasi afiks
40. menurunkan
me turun kan
kombinasi afiks
41. memerlukan
me perlu kan
kombinasi afiks
42. membudayakan
me budaya kan
kombinasi afiks
43. merugikan
me-…-kan rugi
bukan kombinasi afiks
44. mengerikan
me-…-kan ngeri
bukan kombinasi afiks
45. membingungkan
me bingung kan
kombinasi afiks
46. menyebutkan
me sebut kan
kombinasi afiks
47. melupakan
me lupa kan
kombinasi afiks
48. menyebabkan
me-…-kan sebab
bukan kombinasi afiks
49. menghancurkan
me hancur kan
kombinasi afiks
50. menemukan
me temu kan
kombinasi afiks
51. mengutarakan
me utara kan
kombinasi afiks
52. mengindonesiakan
me indonesia kan
kombinasi afiks
53. mengakibatkan
me-…-kan akibat
bukan kombinasi afiks
Kata-kata yang merupakan kombinasi afiks
Mewujudkan Merencanakan Mengajukan
Memainkan Menegaskan Mendesakkan
Menghentikan Meningkatkan Mengukuhkan
Mengutarakan Menyertakan Mempromosikan
Membulatkan Memperhatikan Mengkompromikan
Memastikan Menyuarakan Mengagungkan
Menawarkan Menyiarkan Mengkriminalkan
Mendapatkan Menjadikan Mengkonsolidasikan
Melakukan Menyelesaikan Membahayakan
Mengembangkan Melahirkan Merupakan
Menggunakan Menyedihkan Menyebabkan
Membingungkan Menyatakan Menyayangkan
Menimbulkan Mengutamakan Merugikan
Menguatkan Menyebutkan Mengerikan
Menerapkan Melupakan Mengakibatkan
Menetapkan Menemukan Mengagumkan
Menghancurkan Membudayakan
Menurunkan Mengindonesiakan
Memerlukan
Dari 53 kata berafiks me-kan, hanya 37 kata yang berkombinasi afiks, 16 kata lainnya berkonfiks me-…-kan.
b. Makna kata berkombinasi afiks me-kan
Tiap kata yang berafiks me-kan belum tentu mempunyai makna gramatikal yang sama, setelah suatu leksem ditambah kombinasi afiks me-kan, maka kelas katanya berubah menjadi verba.
Þ ‘membuat jadi (kausatif)’
- mewujudkan : N V
- membulatkan : N V
- memastikan : V V
- mengembangkan : N V
- menurunkan : V V
- menegaskan : V V
- menyertakan : V V
- menyiarkan : V V
- menjadikan : V V
- menyelesaikan : V V
- menyedihkan : V V
- membingungkan : V V
- melupakan : V V
- membudayakan : N V
- menimbulkan : V V
- menguatkan : adj V
- menghancurkan : V V
Þ ‘melakukan dengan sungguh-sungguh’
- memainkan : V V
- menggunakan : N V
- menerapkan : V V
- menetapkan : V V
- merencanakan : N V
- meningkatkan : N V
- memperhatikan : V V
- menyuarakan : N V
- mengutamakan : N V
- melakukan : V V
- menyatakan : V V
- memerlukan : V V
- mengutarakan : V V
Þ ‘melakukan untuk orang lain (benefaktif)’
- menghentikan : V V
- menawarkan : V V
Þ ‘menghasilkan’
- menemukan : V V
- menyebutkan : V V
- mendapatkan : adv V
- melahirkan : V V
Þ ‘proses membuat jadi’
- mengindonesiakan : N V
Proses perubahan tersebut akan dapat lebih jelas apabila kata-kata tersebut sudah ditempatkan dalam sebuah kalimat (menempati konteks). Contoh-contoh kalimat dapat dilihat pada artikel di bagian lampiran.
3. Penutup
a. Kesimpulan
Kombinasi afiks me-kan berbeda dengan konfiks me-…-kan, hal tersebut dapat dilihat dari proses pembentukannya yang berbeda, kombinasi afiks me-kan adalah afiks pembentuk verba, semua kata-kata yang merupakan hasil pengimbuhan kombinasi afiks ini membentuk verba. Ada yang mengalami derivasi tetapi banyak juga yang hanya mengalami infleksi.
Untuk mengetahui kebenaran makna gramatikalnya, kata-kata tersebut di atas harus dimasukkan ke dalam kalimat dan menempati konteks, dengan begitu maknanya akan terasa dan dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca.




DAFTAR PUSTAKA
Ariyanto . 2011. Morfologi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: __________.
Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.
Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta:
Balai Pustaka.
Cahyadi, Yogik.2011.Kombinasi afiks me-kan.online.http://www.rusmanmalili.
com/pdf/afiks.html.(diakses 2 Februari 2012).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar