Loading...

Sabtu, 14 Mei 2011

PROSA FIKSI (sebuah analisis)

1.1Latar Belakang
Prosa fiksi disebut juga karya fiksi, biasa juga diistilahkan dengan prosa cerita, prosa narasi, narasi, atau cerita berplot.
Prosa fiksi tersebut adalah kisahan atau cerita yang diemban oleh pelaku-pelaku tertntu dengan pemeranan, latar serta tahapan dan rangkaian cerita tertentu yang bertolak dari hasil imajinasi pengarangnya sehingga menjalin sebuah cerita. Karya fiksi lebih lanjut masih dibedakan dalam berbagai macam bentuk, baik itu roman, novel, novelet, maupun cerpen. Sastra terlahir tidak dari kekosongan kebudayaan. Novella berarti sebuah barang baru yang kecil dan kemudian diartikan sebagai cerita pendek dalam bentuk prosa (Abrams 1981 : 119) Dalam analisis cerpen yang berjudul Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo penulis akan mencoba untuk mengkaji karya sastra berupa cerpen dengan menggunakan pisau pembedah melalui unsur pembangun karya sastra berupa: Tema, alur cerita, penokohan, setting/latar, sudut pandang, gaya bahasa. Jika kita korelasikan unsur tersebut kepada sebuah karya maka hal tersebut adalah merupakan hal yang paling vital dan harus difahami oleh penggiat karya sastra. Pengkajian cerpen ini pada akhirnya harus dikembalikan keseluruhannya. Justru dengan kajian itu dimaksudkan untuk dapat menerangkan bagaimana hubungan antar unsur. Novel dan cerpen sebagai karya fiksi mempunyai persamaan, keduanya dibangun oleh unsur-unsur pembangun dan dibangun oleh dua unsur yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik kelebihan cerpen yang khas adalah kemampuan mengemukakan secara lebih banyak, baik secara implisit dari sekedar apa nyang diceritakan.

1.2Rumusan Masalah
Dalam analisi cerpen ini agar pembahasan tidak melebar maka penulis merumuskan sebuah permasalahan seperti dibawah ini :
1.Tema dalam cepren Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo
2.alur cerita pada cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo
3.penokohan yang ada pada cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo
4.setting/latar cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo
5.sudut pandang cxerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo
6.Gaya Bahasa yang dipakai pada cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo

1.3Batasan Masalah
Setelah penulis merumuskan masalah yang berada pada cerpen maka penulis akan membatasi tentang analisi cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo sebagai berikut :
1.Apakah tema dalam cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo?
2.Bagaimana Alur Cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo?
3.Bagaimana penokohan dan karakter yang ada pada cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo?
4. dimana dan bagaiman latar dari cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo?
5.sudut pandang seperti apa cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo?
6.Bagaimanakah gaya bahasa yang dipergunakan pada cerpen Cahaya Sunyi Ibu Karya Triyanto Triwikromo?

1.4Tujuan penelitian
Adapun tujuan penulis melakukan penelitian berupa karya sastra Cerpen mempunyai sebuah tujuan yaitu :
1.pendalaman ilmu tentang kesusastraan indonesia khususnya pada sebuah prosa fiksi
2.pembendaharaan kata bagi mahasiswa STKIP PGRI Jombang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar